Mimpi Bertemu Rasulullah

Desember 20, 2012

Tentang satu tahun lebih yang lalu, seperti biasa sepulang dari kantor aku makan malam, lalu mengistirahatkan fikiran yang biasanya dengan cara melamun aku lakukan hingga larut malam tiba, setelah mulai merasa bosan dengan lamunan akhirnya aku putuskan untuk beranjak bergerak untuk wudhu lalu sholat isya sekitar pukul 11 malam, Baca entri selengkapnya »


Langkah Terakhir

November 9, 2012

Aku dengan segera dipaksa untuk tertunduk dengan apa yang orang namakan “Takdir”
Lukisan garis tangan itu pun semakin jelas terlihat,
Tak perlu kalian ajarkan Aku tentang bertanggungjawab
Kalau Aku boleh memarah, Aku ingin memarah dan bertanya keras kepada TuhanKu
Mengapa Engkau karuniakan Aku berupa hati yang halus? Bertolak belakangkah dengan keinginanku yang sangat Keras memaksa?
Mengapa banyak orang berkata itu adalah Musibah? Tapi mengapa Aku harus berkata bahwa ini adalah Amanah?
Tak jua habis air mata ini menggores pipi, Tak lekang renta kelopak mata ini meratap.
Memang air mata itu tak abadi yang akan hilang lalu berganti.
Kesabaran dan keikhlasan selalu ku mohon kepada Allah satu-satunya Tuhanku.
Aku tak butuh Pahala, Ambillah pahala-pahalaku.
Yang Aku takut adalah dosa yang tak Kau ampuni.
Aku tak butuh kemuliaan, Karena yang kutakutkan adalah Engkau Murka lantaran Aku tak bisa mengemban Amanah yang berat ini.
Dunia oh Dunia.. kau memang tak pernah berpredikat Abadi.
Duhai Akhirat, Aku mendambamu.
Yaa Allah, Wafatkanlah Hamba dengan kebaikan.
Kini ku tahu bahwa Keimananku diuji, Ketaqwaanku dicoba, Keislamanku ditempa.


Ikhlas

Oktober 10, 2012

Ketika semua galau, ketika semua meracau, ketika semua mengigau.
Perasaan menolak, perasaan membenci, perasaan melaknat.
Merasa jijik, merasa muak, merasa marah.
Tidak adil, tidak sesuai, tidak sepadan.
Sekonyong-konyong Aku pun Berdo’a
“Yaa Allah, Yaa Allah, Yaa Allah..berikanlah kepadaku perasaan ikhlas untuk dia pergi meninggalkanku, karena mungkin Aku tak sanggup melihat semua kenyataan itu hingga akhir hayatku nanti, Aku tidak bisa..Maaf Aku tidak bisa”
Lalu dibeberapa kemudian hari diberikanlah beberapa firasat dari ayat Allah “Boleh jadi sesuatu yang kau benci adalah baik bagi kamu, dan boleh jadi sesuatu yang kau sukai adalah buruk bagi kamu”
Dibeberapa hari berikutnya ternyata Allah mengabulkan Do’a ku yang terdahulu dengan cara terbaikNya, Dia memberikan pesannya dalam setiap Sujudku, Dia memberikan pesannya dalam setiap Kesendirianku.
Dulu Aku memohon kepada Allah agar diberikan keikhlasan atas keharusan untuk kepergian, Tapi nyatanya Allah memberikanku keikhlasan untuk menerima semuanya, menerima apapun keadaannya, menerima sesakit apapun hatiku nanti.
Mungkin itulah hukuman bagiku di Dunia, atau malah sebaliknya yaitu keindahan yang sempurna bagiku di Dunia?
Wahai keburukan dan Wahai keindahan di Dunia, Enyahlah…Enyahlah…Enyahlah dan tertunduk dibawah singgasana Allah.
Yaa Allah, Aku bersyukur hidup di Dunia dengan ketidak abadiannya.
Aku tak pernah mampu membayangkan bagaimana jadinya jika Aku harus menangis abadi?
Aku tak pernah mampu membayangkan bagaimana jadinya jika Aku harus benci yang abadi?
Yaa Allah, jadikanlah hidupku di Dunia merupakan hidupnya RidhoMu dalam Ruhku.


Mimpi Bertemu Rasulullah Salallahu Alaihi Wasallam

April 2, 2012

Didalam sebuah hadits yang diriwayatkan dari Abu Hurairoh bahwa Rasulullah saw bersabda,”Barangsiapa yang melihatku disaat tidur maka seakan-akan dia melihatku pada saat terjaga dan setan tidaklah dapat menyerupaiku.” (HR. Bukhori)

Juga hadits yang diriwayatkan dari Abdullah bin Mas’ud bahwasanya Rasulullah saw bersabda,”Barangsiapa yang melihatku disaat tidur maka sungguh dia telah melihatku. Sesungguhnya setan tidak bisa menyerupaiku.” (HR, Tirimidzi, dia berkata ini adalah hadits hasan shahih)

Semoga apa yang anda saksikan yaitu melihat Rasulullah saw—walaupun bagian belakang tubuhnya saw—serta shalat bersamanya menjadi tanda keshalehan dan kecintaan anda kepadanya saw sebagaimana yang disebutkan oleh kedua hadits diatas.

Al Hafizh Ibnu Hajar menyebutkan bahwa makna dari “Barangsiapa yang melihatku disaat tidur maka sungguh dia telah melihatku” adalah barangsiapa yang melihatku disaat mimpi maka sungguh dia telah melihatku yang sebenarnya dengan sempurna tanpa adanya keraguan dan kesangsian terhadap apa yang dilihatnya bahkan dia adalah mimpi yang sempurna. Hal ini dikuatkan oleh dua buah hadits dari Abu Qatadah dan Abu Said “maka sungguh dia telah melihat yang sebenarnya” yaitu mimpi yang benar bukan yang batil.

Al Hafizh menambahkan bahwa maksudnya adalah barangsiapa yang melihatku disaat tidur dalam bentuk (rupa) yang bagaimanapun maka hendaklah orang itu bergembira dan mengetahui bahwa dia telah melihat yang sebenarnya dan mimpi itu berasal dari Allah swt dan bukanlah mimpi yang batil karena sesungguhnya setan tidaklah bisa menyerupaiku (Rasulullah saw). (Fathul Bari juz XII hal 453)

Ibnul Baqilani mengatakan bahwa makna “Sungguh dia telah melihatku” adalah mimpi orang itu benar dan bukanlah mimpi kosong atau penyerupaan dari setan. Hal ini dikuatkan dengan riwayat lain “Sungguh dia telah melihat yang sebenarnya” yaitu mimpi yang benar.

Al Qodhi mengatakan bahwa ada kemungkinan sabda Rasulullah saw “sungguh dia telah melihatku” atau “sungguh dia telah melihat yang sebenarnya karena setan tidaklah bisa menyerupai rupaku” maksudnya adalah jika orang itu melihatnya saw dengan sifatnya yang telah dikenal selama hidupnya saw. Akan tetapi jika orang itu melihat dalam bentuk yang sebaliknya maka mimpinya itu adalah ta’wil (yang masih perlu diteliti kebenarannya) bukan mimpi hakekat (sebenarnya), dan apa yang dikatakan oleh al Qodhi ini—menurut Nawawi—adalah lemah. Akan tetapi yang benar adalah bahwa orang itu sungguh telah melihat yang sebenarnya (hakekat) baik dalam sifat yang sudah dikenalnya ataupun selainnya, seperti yang disebutkan oleh al Maziri. (Shahih Muslim bi Syarhin Nawawi juz XV hal 36 – 37)


33 Serba-Serbi Skripsi

Januari 31, 2012

Sebelum genderang perang penyusunan Skripsi dimulai, Alangkah baiknya 33 serba-serbi Skripsi berikut ini diperhatikan, diantaranya adalah:

  1. Ketahui dahulu kapan waktu sidang skripsi pertama dimulai
  2. Ketahui dahulu kapan waktu bimbingan skripsi pertama dimulai
  3. Tentukan judul dan konsep skripsi yang akan dikerjakan sekurang-kurangnya 6 bulan sebelum sidang skripsi Baca entri selengkapnya »

Sakralnya Skripsi

Januari 5, 2012

Skripsi itu sebelum resmi ikut bimbingan rasanya semangat setengah mati, Angan-angan tergolong melambung tinggi, bayangan mengenakan Toga dikemudian hari selalu terngiang-ngiang, Baca entri selengkapnya »


Si Berry Hitam

November 10, 2011

Hey Kamu..! iya Kamu.. Sedang apa Kamu setiap hari di sudut situ hanya menggenggam Berry Hitam mu?

Mengapa waktumu hanya dihabiskan hanya untuk tertawa, berkeluh kesah, melihat status, mengganti display picture?

Lebih khianat mana? antara Kamu meninggalkan sejenak untuk Sholat menyembah Allah daripada Kamu yang hanya duduk menyudut menggenggam Si Berry Hitam itu sementara saat ini adalah waktu kewajibanmu untuk bekerja? Baca entri selengkapnya »