Hati dan Kepala

Oktober 27, 2011

Kenapa masih banyak orang mengutamakan Hati ketimbang Kepala untuk berfikir, dan dilain dimensi juga masih banyak orang yang mengutamakan Kepala ketimbang Hati untuk merasakan. Padahal keseimbangan antara Kepala dengan Hati itu perlu. Mereka bilang segala sesuatu yang keluar dari Hati itu “Tulus” (Not Too Loose), iya memang segala sesuatu yang keluar dari Hati Anda itu benar-benar tulus, tapi sayangnya tidak sebijak Kepala Anda. Kalau Anda semisal saat ini sedang bersedih lalu menangis, berarti saat itu Hati Anda sedang melakukan pekerjaannya yaitu merasakan sebuah perasaan, lalu apakah Anda akan selalu mengikuti Hati yaitu terus menerus menangis? tidak khan? pasti Anda sempat berfikir “untuk apa Aku terus menangis? Aku harus sudahi kesedihan ini” nah disitulah Kepala Anda bekerja, seimbang bukan?

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: