Susu

Oktober 19, 2009

Susu gurih rasanya, khas aromanya, klo bicara soal susu yang namanya anak bayi pasti suka, yang namanya kucing pasti doyan, yang namanya sapi pasti dia lah produsen terbesar di dunia setelah para ibu hehehe… Kalo kata dunia medis khususnya ilmu per-gizian orang kayak gue itu gak cocok banyak konsumsi susu katanya sih karena untuk golongan darah O tidak mudah untuk mencerna susu, yang ada malah menimbun susu menjadi lemak, tapi klo konsumsinya masih tahap wajar atau gak terlalu sering sih masih gak apa-apa,  klo buat gue terlalu sering pun juga gak terlalu berpengaruh banyak terhadap perkembangan lemak dalam tubuh, yaiyalah gue khan kerjaannya kuli jadi bisa dibilang seimbang antara makanan, minuman, dan kalori yang berhasil dibakar, apalagi semenjak kepergian pembantu dari rumah, sekarang gue menganut faham “emansipasi pria” atau bisa dibilang “Pria Karir” yang nggak cuma kerja di kantor tapi kerja juga di rumah. Klo gue monitor berat badan dan tinggi badan juga Alhamdulillah masih pada tahap ideal (berat=63Kg, Tinggi=175Cm).

Ahh..Sorry boss.. gue gak mau nerusin paragraf yang diatas, harus cepet-cepet ganti alinea klo nggak wahh bisa-bisa jadi “Curhat Exposed” hahaha…. Sebenernya inti dari postingan bodoh binti gak jelas binti gak penting kali ini adalah pengen sedikit  mengabadikan tempat nongkrong gue,  biasanya tempat ini gue kunjungi setiap hari Jum’at malam Sabtu, atau hari Sabtu malam Minggu, atau pada hari-hari yang tidak ditentukan dan tidak direncanakan juga sih hehehe… gak setiap minggu juga, yang pasti sebulan mesti sekali gue ziarah ke tempat ini hehehe….

17102009425

Yak..itulah dia warung yang setia dan sering menemani gue ketika orang lain pada pacaran, ketika orang lain main-main ke mall, ketika orang lain bermain gitar dan bernyanyi-nyanyi ditempat teman-temannya, ketika orang lain sedang asyik di cafe, ketika orang lain sedang seru nonton pilem di bioskop, tapi yang gue lakukan adalah just nongkrong sendirian di warung ini sambil buka-buka email dari hape, atau mungkin sekedar melihat archives sms-sms lawas, atau seperti biasanya gue melamun dan berfikir tentang rencana-rencana kedepan B-) , Yang gue pesen biasanya sih STMJ (Susu, Telur, Madu, Jahe) biasa disajikan bener-bener panas mendidih, kata bapaknya yang jual sih Susunya juga asli dari sapi biasanya dianterin dengan mobil Truck langsung dari Bandung (mungkin daerah pasteur), Telurnya juga telur ayam kampung (bukan kampungan), ditambah tuangan Madu asli, lalu seperlima dari gelas dituangkan air Jahe panas, diaduk dicampur menjadi satu dengan sedikit sentuhan gula pasir agar mempercantik rasa, lalu yang terakhir disajikan panas-panas (bukan hangat-hangat). Tapi sayang, kali itu gue gak mesen STMJ, tapi pesen es susu soda, biasanya gue pesen STMJ itu kalo badan bener-bener kerasa capek, dan butuh asupan tenaga baru. Tapi klo es susu soda itu biasanya gue nikmati manakala badan dan jiwa butuh semangat baru, entah sugesti atau apa, yang pasti minuman dingin itu gue cari ketika suntuk melanda 😀 mungkin karena cara penyajiannya yang gue bikin agak berbeda, dengan diaduk terus menerus antara susu kental manis, es, dan soda, hingga mencapai derajat suhu yang rendah, setelah proses pengadukan selesai, langsung gue seruput dalam-dalam pakek sedotan **slurrp** dan apa yang terjadi??? hiyakk…otak gue beku hahaha…. bener-bener sensasi nikmat tapi sedikit dzolim.. cukup sekali lalu selebihnya menikmatinya sewajarnya.

17102009424

Gak cuma STMJ atau Es Susu Soda yang gue pesen, terkadang gue pesen juga roti bakar, atau pisang bakar, klo gak mie rebus (yang ini jarang soalnya bisa bikin bego, gue udah bego makan mie pulak macam mana jadinya paijo??), nah klo yang digambar gue pesen telor ayam kampung 2 butir setengah matang yang ditaburi pernak-pernik merica dan garam meja (tapi udah gue telen wakakakak…), Oia ngomong-ngomong es Susu Soda, gue ada sedikit cerita mengenai beliau ini, Selain rasanya yang sensasional, ternyata beliau ini sering dipakai trick untuk tes kesehatan, biasanya mereka yang berparu-paru bolong, seperti calon polisi atau calon tni yang memiliki kebiasaan merokok mereka mengakalinya dengan cara mengkonsumsi Es Susu Soda ini, katanya sih bisa gak keliatan waktu hasil rontgen x-ray nya, tapi waktu gue gurah di Klaten katanya Es Susu Soda ini dipakai buat orang yang habis gurah, waktu itu gue kebetulan habis di gurah gue minta di bekam, tapi waktu proses bekam mas Nugroho (si eksekutor bekam) kesulitan mem-bekam gue, dia langsung bilang “Mas…kowe bar ngombe soda yoo?” (terjemahan:”Mas…lu habis minum soda yaa?”), gue angguk-angguk, dia bilang “Woo..pantesan angel tenan iki lhe mbekam hura metu-metu getih’e…” (terjemahan:”Woo..pantesan susah banget nih mbekamnya darahnya gak keluar-keluar..”), ternyata minum soda juga gak baek buat kesehatan klo sering-sering, tapi kata mas Nugroho minum Es Susu Soda itu bagus juga buat pernafasan, kata dia bisa bikin nafas lebih plong..

Biasanya habis jalan-jalan sendirian kayak anak autis ke warung itu, gue beli martabak telor buat keluarga dirumah, yaah sebagai imbalan udah mbukain pintu buat gue hehehe… kadang-kadang beliin mpek-mpek juga, mpek-mpeknya enak lho.. harganya juga gak mahal, sebanding lah sama rasanya yang enak.. (kok jadi mpek-mpek). Ya udah lah cukup sekian, jari gue udah mulai abis batere nya, mo gue charge lagi, kapan-kapan hunting tempat lainnya deh… tinggal nunggu kesempatan berikutnya aja…

Antara Es Susu Soda atau STMJ, gue tetep pilih STMJ B-) hehehe….

Eh iya yang jual STMJ dan Susu Soda itu dari gue masih TK sampe gue sekarang ini, teteup aja kayak gitu orangnya, awet muda…

Simplicity Life | _psyCHo Original Activities, Not Ever Done in Your Life

Iklan

2 Tanggapan to “Susu”

  1. dhodie Says:

    Gw tetep milih 2 telor kuning ples madu… baru dicampur susu 😛


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: