Gambar ini

Oktober 16, 2009

Memfoto emang hobi gue, tapi kalo difoto bukan hobi gue, terserah mau ada orang, malaikat, bahkan setan pun yang mau menyangkal yaa silahkan. Soal hobi memfoto walaupun cuma pakek camera handphone dengan pixel rendah gue tetep suka lagian hasilnya juga gak mengecewakan banget, senengnya lagi adek-adek gue ikut mendukung, setiap ada sesuatu yang kira-kira aneh, dan jarang terjadi pasti nyuruh gue “Mas..Mas..Foto Mas…”, mudah-mudahan nanti klo ada uang pengennya sih beli kamera resolusi tinggi hehehe…

faiza

Soal Gambar atau foto diatas, Adek gue juga pernah tanya dengan penasaran “Mas…Kenapa sih lu demen banget pakek poto itu?”, gue ya cuma jawab “Yaa demen aja… sama kayak lu demen nonton tipi!!”, sebenarnya ada alasan penting yang gue suka, kenapa gue bisa suka sama gambar diatas. Gambar itu diambil ketika gue masih belia umur 18 tahun, waktu itu status masih jadi siswa di STM kelas 4, lokasi pengambilan gambar di Nusa Tenggara Barat, lokasi yang lebih presisinya lagi adalah di PT Newmont Nusa Tenggara di Nusa Tenggara Barat (Pulau Sumbawa),  lokasi yang lebih spesifik lagi tepatnya di dekat gudang ware house tepat sampingnya PT Trakindo Cat, disitu ada jembatan besi, sempit, teduh, menghubungkan ware house dengan mushola, dan posisi gue duduk itu tepat di pinggir sungai, di depan mushola dan posisi jembatan itu gak jauh dari sebelah kanan gue, waktu pengambilan gambar kira-kira pukul 17.00 karena aktifitas kerja gue telah usai, terlihat masih terang karena di NTB menggunakan faham WITA (Waktu Indonesia Bagian TengAh), yang di NTB jam 5 sore di Jakarta baru jam 4 sore. Kebetulan pekerjaan yang habis gue selesaikan adalah menghubungkan koneksi dari Solar Cell ke Accu, lalu menghubungkannya ke regulator sebagai supply listrik ke dua buah perangkat radio, yang satu sebagai access root, dan yang satu lagi sebagai access client (untuk hotspot). Jadi dari supply tenaga surya, menjadi tenaga listrik, sampai radio itu berfungsi, semua gue lakukan. Ya sebagai teknisi lah (bukan sebagai system engineer), gue bener-bener merasa dihormati ketika partner kerja gue yaitu mas Josi beliau adalah system engineer di tempat gue PKL dulu, dia bilang “Untung gue ajak lu Za…. coba kalo kagak wah nggak tau deh.. gue sama si Teguh buta sama listrik apalagi elektro..”, Supervisor gue yang di Jakarta sempet telpon Mas Josi yang waktu itu posisi gue, mas Josi, dan mas Teguh masih di NTB, dia bilang “Gimana Joz…. si Faiza bisa kerja gak? ha?”, mas Josi pun menjawab “Bisa lah boss..bisa banget..”, yahh jadi setidaknya gue diajak bukan untuk nyusahin laah 😀 hehehe..

Gambar diatas diambil bener-bener tanpa sepengetahuan gue, waktu itu gue bener-bener merasa lelah, bener-bener tau bahwa ternyata yang namanya kerja cari uang itu capek, agak lama gue duduk termenung dipinggir sungai, yang bener-bener gue fikir adalah gue yang masih muda aja sudah merasa lelah, setelah mendapat uang cuma gue pakek seneng-seneng, gimana rasanya bapak gue yang cari nafkah, dia gak pernah mencari kesenangan, tapi rasa letih dan terkadang harus sakit hanya karena mencari uang untuk membiayai anak-anaknya sekolah, dan membiayai kebutuhan lainnya. Gue merasa berdosa udah ngebuat bapak gue capek bekerja, setetes air mata tak lagi bisa gue bendung, biarkan ia menetes, dan biarkan air mata yang tersimpan itu menjadi azam di jiwa, Bayangan akan masa depan juga tak luput melintas di fikiran gue waktu itu, bayangan masalah yang harus gue hadapi ketika berkeluarga nanti. Ternyata gak terasa hampir setengah jam gue duduk termenung di sisi sungai, gak lama mas Josi datang dengan menepuk pundak gue dan mengajak gue pulang ke mess untuk bersih-bersih dan beristirahat. Selama perjalanan pulang ke mess ada pesan yang sempat tersampaikan kedalam hati bahwa sesuatu itu harus dijalankan dengan ikhlas dan sungguh-sungguh, maka bisa membuat hidup itu lebih bermakna.

Gak bisa gue pungkiri ternyata memang hobi gue itu duduk termenung, atau tidur berbaring melamun, bukan karena ketakutan apalagi kepanikan, gue cuma pengen mempersiapkannya dengan matang.

Kepada

YTh

Masa Depan

di Tempat,

Assalamualaikum Warahmatullah,

Semoga lu gak seburuk yang gue bayangkan, tapi sebaliknya, seindah yang gak pernah sedikitpun gue bayangkan.


Wassalam

Ttd,

Pejalan Takdir Yang Setia

Postingan Gak Jelas | Written by _psyCHo

Iklan

2 Tanggapan to “Gambar ini”

  1. dhodie Says:

    `sesuatu itu harus dijalankan dengan ikhlas dan sungguh-sungguh, maka bisa membuat hidup itu lebih bermakna`

    Sepakat! semoga masa depan kita (di jalan masing-masing :-P) gak seburuk yang kita renungkan. Keep it up, bro!

  2. faiza Says:

    yoi man.. bentul banget :D, burn it up bro.. hehehe…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: