Haruskah ?

Oktober 15, 2009

Setiap kejadian, events, moment, atau apapun yang kira-kira nyentrik dalam fikiran gue itu  harus gue abadikan, kalo buat gue itu harus, wajib, kudu, dan mesti. Pokoknya apapun itu buat gue penting untuk gue dokumentasikan. Dan posting blog gue kali ini juga karena ada suatu hal yang nyentrik dalam fikiran gue. Suatu waktu ketika gue jalan-jalan sama adek gue naik motor, dan secara spontan memfoto warung nasi gudeg, adek gue pun langsung nyeletuk “Ngapain luh Mas…? Pasti buat Blog yaak..? Kenapa sih luh Mas terobsesi banget sama Blog..?”, gue cuma menanggapinya dengan Senyuman sambil tetap berfikir “Eh…iya ya..kenapa gue terobsesi pada Blog gue..?”. Pernah juga suatu waktu dikampus lagi kumpul-kumpul bareng Alumni STM (dengan banyak kakak kelas) sekedar tukar fikiran sampai pembicaraan mengarah pada tema “Blogging” dan ketika sedang hangat-hangatnya pembicaraan ada salah satu temen gue tiba-tiba bilang “Jo’… Blogging mah isinya Aib semua..”, hmm.. sedikit tersinggung, tapi nggak juga ahh… Aib apa? kalaupun blog gue isinya Aib, toh bisa dinikmati sama diri gue sendiri, dan mungkin ada orang yang benar-benar menikmati seni blogging (khusus curhatan), malah yang seharusnya dipertanyakan adalah “Lha…kalo tau itu aib, kenapa lu tetep hit blog gue??? apa nggak dosa tuh baca-baca aib orang??? nah…nah… think before you speak”, klo menurut gue pribadi blog gue bukan aib tapi sebuah ungkapan rasa, komitmen, dan eksistensi.

Secara Garis besar menurut gue :

  • Blog itu bukan hanya mencaci, dan memaki, tetapi juga memberikan sebuah solusi.
  • Blog itu harus menarik, minimal untuk diri pribadi sebagai penikmat inti.
  • Blog itu harus apa adanya, dan adanya apa. (berbicara tentang kejujuran)
  • Blog itu harus tetap menjaga sebuah etika dalam penulisan.
  • Blog itu harus dengan bahasa yang mudah dimengerti walaupun kurang baku.
  • Blog itu merupakan suatu ikrar akan sebuah komitmen.
  • Blog itu akan selalu dipertanyakan tentang sebuah eksistensi.
  • Blog itu sebagian cerminan kepribadian diri, makanya gue gak heran sebagian ahli Psikolog mencari blog si Pasien sebagai Sources Information about The Personality.
  • Blog itu bicara tentang realita hidup.
  • Blog itu seharusnya membawa perubahan yang positif minimal ke “empu” nya Blog.
  • Blog harus memiliki seni dan ciri khas penulisan tersendiri.
  • Blog harus menjadi motivator terbaik minimal untuk si “empu” nya Blog.

Yang gue define diatas hanya untuk ruang lingkup sekitar faiza.wordpress.com, bukan untuk blog-blog lain, karena gagasan itu sangat kondisional, tergantung dari masing-masing blogger, mungkin ada yang sependapat mungkin juga ada yang tidak. Ada Blogger yang cuma bisa posting 3 kali, 4 kali, 5 kali, selebihnya gak pernah, menurut gue cuma ngabis-ngabisin nama blog yang available aja hahaha…buruknya lagi **maaf** cuma ngotor-ngotorin hardisk server blogspot, wordpress, blogsome, dll. Sebenarnya gak ada yang salah bagi mereka yang kurang eksis, cukup satu yang dibutuhkan bagi mereka adalah mendapatkan jiwa blog, berhasil mendapatkan kaidah blog untuk diri sendiri, sebenernya simple aja, posting-an blog itu gak harus dan gak mesti untuk dinikmati orang lain, kalo gue sih cukup meng-asyikkan diri sendiri dengan blog layaknya manusia kena syndhrome autis 😀 **whatever**

Tapi kalo ditanya “Emang blogging itu perlu buat lu Jo’..?”, gue pasti jawab “Bukan perlu, tapi PENTING!”, kalo ditanya “Kenapa?” gue jawab “Untuk dokumentasi atau sebuah catatan perjalanan hidup”, kalo ditanya “Menariknya apa?” gue jawab “Yaa…seperti buku diary.. bisa dibaca-baca dilain waktu sambil tersenyum bahkan tertawa sendiri, mungkin sebodoh-bodohnya alasan menarik adalah gue bisa nunjukkin kelak kalo gue punya Anak, masa muda bapaknya seperti apa yang tertulis diblog, mungkin lebih katronya lagi kelak kalo gue punya cucu bahkan cicit, bisa ditunjukkan kalo kakek atau kakek buyutnya punya kenangan atau perjalanan hidup seperti diblog ini..hehehe…”, Sebenernya intinya bagi gue adalah Blog akan dipertanyakan tentang eksistensi, komitmen, dan kejujuran.

Pokoknya untuk blog ku tersayang aku cuma mau bilang kalo “CARA GUE BEDA”

Thanks buat Pak Google, berkat beliau link gue cepet di crawl, dan beberapa postingan menjadi top ten link di search engine Pak Google, keyword such as Jablay, Juanda Depok, dll hahaha…. (setidaknya yang mau cari link porno “jablay” bisa di redirect otaknya ke blog bodoh gue hehehe…). Yang penting metode gue white untuk masalah SEO 😀 , Oia satu lagi yaitu seni membaca blog itu adalah dengan rhytm yang pelan dan menikmati, bacanya bukan cepet-cepet apalagi sambil minum air putih (kayak baca mantra), soalnya sense yang didapet emang beda kalo membaca pelan dan menikmati, Oia ada lagi…ada lagi..satu lagi, kalo baca jangan bersuara yaa.. apalagi lantang kayak baca teks proklamasi waktu upacara bendera hahaha… **mungkin-kupingnya-budhek**

Life Unlimited | _psyCHo Original Thinking Never Crossing In My Mind

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: