Sibuknya Malaikat dan Nistanya Manusia

Juli 9, 2009

Manusia dengan berbagai aktifitasnya bisa menjadi sangat sibuk, Syaithon pun demikian (sok tau amat yak) mereka sibuk mengganggu manusia-manusia yang imannya semi tebal, kebanyakan incerannya adalah anak muda, tapi orang tua juga gak pernah luput dari godaan syaithon, ntah dibujuk untuk menggoda perempuan-perempuan muda, dibujuk untuk selingkuh, sampai-sampai dibujuk untuk memasuki zona-zona tabu klo yang gue perhatikan sih saat ini lagi nge-tren pijat plus-plus (shit lah buat yang satu ini), bukannya ngapa-ngapa, soalnya gue pernah diajak sama temen satu kantor ke salah satu tempat pijit plus-plus yang cukup terkenal (kata dia begitu), dia bilang ke gue “Ayo Iz..ikut, nanti saya bayarin, tenang aja lah soal duit mah!”, gue cuma nanggepin dengan geleng-geleng kepala aja, tapi dia terus membujuk gue buat ikut “Ayo Iz…sekali aja deh, dijamin ketagihan, mumpung masih muda, mumpung masih bujangan, nanti klo udah nikah mah gak bisa berbuat kayak begini”, dalem hati gue cuma bisa teriak “AH SETAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAN”, dengan tenang gue jawab “Mas…mo masih bujangan mo sudah menikah punya anak, klo saya mau juga bisa mas, kagak deh mas”, sumpah yang namanya tawaran setan dari yang kelas kroco sampe kelas kakap sering banget ditawarin ke gue. Buat gue masalah hati yang gak bisa dibohongi, kalau itu dosa ya dosa, kalau itu baik ya baik, gak akan ada antara baik dan buruk bisa tercampur.

Terus apa hubungannya sama sibuknya Malaikat?, hahaha…klo dipikir-pikir emang gak nyambung sih, tapi menurut gue ada nyambungnya, klo diperhatikan dari sebuah statement temen gue yang ngajak gue buat bermesum ria “…..mumpung masih muda, mumpung masih bujangan, nanti klo udah nikah mah gak bisa berbuat kayak begini” bener-bener generasi terburuk sepanjang masa klo masih memegang teguh statement seperti itu. Coba perhatikan sebuah capture-an Email konvensional gue berikut ini. Silahkan klik setelah muncul gambarnya, klik lagi biar kelihatan Full Screen.

itu belum seberapa, pernah suatu waktu gue gak buka email seminggu, pas gue buka 40 email lebih bersubject “Berita Duka Cita” secara berturut-turut, klo dipikir-pikir cuma satu perusahaan aja berita duka cita bisa sesering itu, bagaimana dengan perusahaan lain, bagaimana dengan ruang lingkup lain, entah satu kecamatan, satu kabupaten, satu kota, satu provinsi, satu pulau, satu negara, hingga seluruh negeri di bumi ini? sudah berapa yang berduka cita (meninggal dunia), kira-kira kalo seluruh berita duka cita di bumi ini dikirim notification-nya ke email gue, mail from izroil@malaikat.com kira-kira server sanggup gak yak?, ck..ck.. trus dari sekian banyak berita duka cita, apakah mereka semua meninggal dunia dalam keadaan yang baik?, kalo meninggal pas posisi lagi di panti pijat plus-plus gimana yak? mungkin mati yang seperti itu akan menjadi bahan lelucon para Malaikat dan akan di tampilkan pada halaman utama atau pada tajuk utama “HARIAN MALAIKAT MERDEKA” berjudulkan “Seorang Pria Mati Konyol di Panti Pijat Plus-Plus”, aduh na’udzubillah deh..mit-amit **ketok-ketok-meja**.

Kesimpulannya adalah simpulkan saja sendiri. 😛

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: