Waktu

Januari 22, 2009

Sebuah kata yang penuh makna, di dalamnya tersirat banyak hal baik segi positif maupun negatif, terkadang juga tak sadar ternyata waktu selalu berjalan, waktu tak pernah berhenti, waktu tak bisa dihentikan, dan pernahkah menyadari apakah waktu akan senantiasa kekal di dunia, abadikah ? dan ternyata waktu telah banyak di sia-siakan.

Hitungan kasar gue secara umum:

Sehari 24 Jam           = 1440 Menit

Tidur 8 Jam                = 480 Menit

Sholat 5 x 10 Menit = 50 Menit

Makan 3 x 1 Menit    = 3   Menit (Berdoa Sebelum makan)

Sisa waktunya adalah 1440 Menit – ( 480 Menit + 50 Menit + 3 Menit) = 907 Menit atau sama dengan 15 Jam 7 Menit waktu digunakan untuk bekerja, perjalanan baik menggunakan kendaraan pribadi atau kendaraan umum, bengong, bercanda, mendengarkan musik, mandi, buang air di kamar mandi, ngobrol, baca buku non religi, jajan, chatting, browsing, nonton TV, sisanya melihat ataupun melakukan hal yang tidak berguna, bahkan mendatangkan mudharat yang tak terhitung jumlahnya.

Lalu berapa banyak waktu yang dimanfaatkan untuk mengingat Allah ?, hanya 50 Menit + 3 Menit = 53 Menit, atau katakanlah 1 Jam untuk mengingat Allah dalam satu hari satu malam (24 Jam), berarti dalam satu bulan setidaknya 30 Jam mengingat Allah secara parsial, lalu satu tahun 360 Jam mengingat Allah secara parsial, sementara sisa waktu yang lain  dalam satu tahun adalah 907 Menit + 480 Menit =  1387 Menit dikalikan  dengan 30 hari lalu dikalikan 12 Bulan yaitu 499320 Menit atau setara dengan  8322 Jam kosong tak mengingat Allah dalam setahun, atau secara ringkas 360 Jam dalam satu tahun mengingat Allah secara parsial berbanding 8322 Jam dalam setahun kosong tak mengingat Allah, pantaskah ?, sementara Allah tidak pernah lupa sedikit pun memberikan Rahmat-Nya, udara yang dengannya manusia bisa bernafas, degub jantung yang dengannya darah bisa mengalir, mata yang dengannya bisa melihat keindahan dunia, telinga yang dengannya bisa mendengarkan suara-suara indah, mulut, kaki, tangan, kulit, jari, tubuh yang sempurna, segarnya air dingin, legitnya air teh manis, buah-buahan, nasi dengan lauk pauk yang melimpah nan lezat sementara masih banyak orang yang tidak merasakan sama nikmatnya dengan yang kita rasakan. Sekarang..berapakah umurmu..? tahukah berapa sisa umurmu..? kekalkah di dunia..? abadikah nikmat di dunia..?

Jadikanlah setiap sujudmu merupakan sujud terakhirmu.

Allah menciptakan manusia karena Dia ingin dikenal…Percayalah..

Greetz to My Lovely Mother, Ibnu Athaillah As Sakandary (you give me some inspirations).

Al Istiqamah Khairum Min Alfi-Alfi Karamah.

_psyCHo Original Thinking | Never Crossing In My Mind

Iklan

Satu Tanggapan to “Waktu”

  1. ishma Says:

    kang jo
    gaya lo mirip ustad SSQ, berbakat jo!

    —-gw baru ngeh, klo air teh manis ite legit 😯


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: