Menurutmu ?

Juli 15, 2008

Bagaimana rasanya jika hidup serasa mati ?
Bagaimana rasanya jika bernafas serasa tak bernafas ?
Bagaimana rasanya jika punya teman serasa tak memiliki teman ?
Bagaimana rasanya jika sakit tak ada yang mengobati ?
Bagaimana rasanya jika sedih tak ada yang menghibur ?
Bagaimana rasanya jika teman yang kau anggap setia dikala sedih maupun senang ternyata meninggalkanmu begitu saja, sementara dirimu selalu dijadikan layaknya kertas lusuh penuh coretanNya ?
Bagaimana rasanya jika teman yang selalu kau anggap mendengarkanmu ternyata sedikitpun tak meraba curahan mu, tak mencium kata-katamu ?
Bagaimana rasanya jika teman yang kau harapkan pertolongan hadir dari tanganNya tak pernah kunjung datang, sementara permohonanmu sangatlah kau harapkan ?
Bagaimana rasanya jika kau merasa hanya memiliki satu teman ternyata satu teman itu pergi ntah kemana ?
Bagaimana rasanya jika kau tak bersalah namun kau harus memohon maaf pada dirinya ? pantaskah ?
Bagaimana rasanya jika kau memiliki beban teramat sangat namun bibir ini diharuskan untuk senantiasa tersenyum ? mampukah ?
Bagaimana rasanya jika kau tersenyum namun sedikitpun orang lain bahkan temanmu sendiri tak mengetahui akan perasaanmu yang galau, gundah, sedih ?
Bagaimana rasanya jika orang yang selama ini tak terasa selalu ada disampingmu ternyata adalah orang yang selalu mau mendengarkanmu,selalu menghibur sedihmu, selalu mengobati rasa sakitmu, selalu membuat hidupmu semakin hidup, selalu mendukungmu, selalu membelamu, selalu membelaimu, kini telah Tiada ?
Bagaimana rasanya jika orang yang kita cintai merupakan harga mati lalu sekarang harus pergi untuk selama-lamanya ?
Bagaimana rasanya bilamana orang yang kau cintai itu telah pergi untuk selamanya seketika hadir seorang teman yang seraya membangun jiwamu, padahal menurutku itu sangatlah sulit bahkan hampir tak mungkin ?
Bagaimana rasanya bilamana rasa sedih meradang dihatimu ternyata teman yang tak kau sangka datang merangkul bahumu ?
Semua itu rasanya sakit, sangatlah sedih manakala jiwa ini harus mengenang masa-masa indah dulu, masa-masa canda tawamu, masa-masa kerianganmu.
Bunda-Ku, Aku sayang Kamu, Aku rindu Kamu, Aku Cinta Kamu..
Kini Aku tak memiliki teman sesempurna diriMu Bunda-Ku..
Salam Sayang Abadi hanya untuk-Mu Bunda-Ku..

It’s Dedicated to My Lovely Mother.

Greetz to :

– Mar…! thanks yah, sorry waktu itu ane lagi di perjalanan, jadi ane gak ketemu antum.

– Mas Sulaeman, thanks yah, bingung mo ngomong apa ! gue gak nyangka tau2 elu telpon dari Jepang 😀

Semoga di Jepang sehat selalu, Mudah-mudahan kerjanya jadi semakin awet aja, Oia emak kangenn tuh !

NoComm to :

W.D.Y.T ? Really ? G.A.F.M !

Iklan

3 Tanggapan to “Menurutmu ?”

  1. ti3ra Says:

    jo, kayanya gw bakalan sedih banget dech klo kaya gitu…

  2. faiza Says:

    😀
    hehehe…cuman ngungkapin rasa hati doang 😛


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: