Si Berry Hitam

November 10, 2011

Hey Kamu..! iya Kamu.. Sedang apa Kamu setiap hari di sudut situ hanya menggenggam Berry Hitam mu?

Mengapa waktumu hanya dihabiskan hanya untuk tertawa, berkeluh kesah, melihat status, mengganti display picture?

Lebih khianat mana? antara Kamu meninggalkan sejenak untuk Sholat menyembah Allah daripada Kamu yang hanya duduk menyudut menggenggam Si Berry Hitam itu sementara saat ini adalah waktu kewajibanmu untuk bekerja?

Kenapa? Kamu galau? Kamu hanya berkutat hanya seputaran masalah diri sendiri dan masalah orang lain? tanpa pernah mengerti mencari jalan keluarnya?

Bertambah imankah Kamu setelah menggenggam Berry Hitam itu? atau semakin memudarlah imanmu?

Dimana pribadi jenakamu sekarang? dimana pribadi menyenangkanmu sekarang? dimana pribadi meneduhkanmu sekarang?

Aku melihat Kamu banyak berubah semenjak menggenggam si Berry Hitam itu, sayangnya berubahnya Kamu itu kearah keterpurukan

Terus Kamu mau sampai kapan seperti itu? Meratapi nasib, berbagi status sedih, berbagi status galau, berbagi status yang seakan menyemangati dirimu sendiri sementara ternyata Kamu sedang berjalan tak jauh dari tempatmu. Mau sampai kapan? sampai kapan?

Bahagianya Dunia adalah abadinya Kamu selama di Dunia, Umurmu.. ingat Umurmu.. Waktu tidak bisa Kamu hentikan, Waktu tidak bisa Kamu ancam begitu saja hingga Dia takut kepadamu, Tidak.. Tidak semudah itu.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.