Hey Kamu..! iya Kamu.. Sedang apa Kamu setiap hari di sudut situ hanya menggenggam Berry Hitam mu?
Mengapa waktumu hanya dihabiskan hanya untuk tertawa, berkeluh kesah, melihat status, mengganti display picture?
Lebih khianat mana? antara Kamu meninggalkan sejenak untuk Sholat menyembah Allah daripada Kamu yang hanya duduk menyudut menggenggam Si Berry Hitam itu sementara saat ini adalah waktu kewajibanmu untuk bekerja?
Kenapa? Kamu galau? Kamu hanya berkutat hanya seputaran masalah diri sendiri dan masalah orang lain? tanpa pernah mengerti mencari jalan keluarnya?
Bertambah imankah Kamu setelah menggenggam Berry Hitam itu? atau semakin memudarlah imanmu?
Dimana pribadi jenakamu sekarang? dimana pribadi menyenangkanmu sekarang? dimana pribadi meneduhkanmu sekarang?
Aku melihat Kamu banyak berubah semenjak menggenggam si Berry Hitam itu, sayangnya berubahnya Kamu itu kearah keterpurukan
Terus Kamu mau sampai kapan seperti itu? Meratapi nasib, berbagi status sedih, berbagi status galau, berbagi status yang seakan menyemangati dirimu sendiri sementara ternyata Kamu sedang berjalan tak jauh dari tempatmu. Mau sampai kapan? sampai kapan?
Bahagianya Dunia adalah abadinya Kamu selama di Dunia, Umurmu.. ingat Umurmu.. Waktu tidak bisa Kamu hentikan, Waktu tidak bisa Kamu ancam begitu saja hingga Dia takut kepadamu, Tidak.. Tidak semudah itu.

